Friday, 19 September 2014

Bisnis di Halte?? Ga Salah?

Yepp saudara-saudara sekalian. Kita jumpa lagi dengan saya, sebagai penulis blog kece ini.
Mungkin saat mampir, sahabat Blogger mulai bingung dengan judulnya.. Mungkin ada anggapan, "Ini orang ngomong apaan? Masa bisnis di halte?" Ada yang berpikiran begitu? Di utarakan dalam bentuk comment di bawah juga gapapa kok, hehehe

Ehem, menjawab pertnyaan tadi, tentu saja bisnis di halte bukanlah suatu yang biasa. Jarang sekali kita melihat ada bisnis disana. Selain itu, memangnya bisa bisnis apa di halte? Wiiih jangan salah sob, justru semua tempat itu punya potensi lhooo :-p Mari sebelum kita bahas lebih lanjut kita lihat dulu penampakannya. 1...2...and 3. Tadaaa!



Bisa diamati yah satu-satu wajah-wajah tampannya, masih ingat saya yang mana? Eeh, di pojok kanan atas ada profil Google+ saya ya.. Ketauan deh -_-
Oke, kita lewati itu dan masuk ke topik bahasan. Jadi disitu adalah terminal bus Manggarai. Terminal ini terletak di Manggarai (Ya iyalaaaah~). Mungkin sahabat Blogger sudah tahu tapi tak apa lah. Disini saya, dengan teman-teman saya datang untuk melakukan survey bisnis. Masing-masing memiliki ide bisnis sendiri tentunya, dan saya termunculkan ide untuk membuat bisnis refleksi dan bar disana.

Loh refleksi dan bar di terminal? Ga salah nih? Tempat orang lalu lalang untuk berpergian kenapa malah jadi refleksi? Bukannya basanya di mall?

Untuk menjawab itu tentu kita tahu bahwa di Jakarta tercinta ini, macet dan polusi adalah masalah yang cukup besar. Semua pasti mengalaminya, terlebih yang menggunakan kendaraan umum. Pasti lelah, letih, dan lesu kan? Lengkap sudah dengan 3L itu yah. Nah, tentu dengan 3L itu, orang pasti ingin santai, menikmati waktu sebelum melanjutkan perjalanan berikutnya. Bagi para busway-ers juga pasti lelah berdiri, bersempit-sempit ria, dan pasti pegal. Untuk itulah saya terpikir ide bisnis refleksi. Tenang, disana tempatnya cukup besar kok untuk bisa refleksi. Percaya deh sahabat Blogger, hehe. Terminal ini saking besarnya juga ada eskalator loh, beda dengan yang lain!

Selain itu, refleksi disini tentu akan lebih murah harganya, sesuai dengan kantong para pengguna kendaraan umum. Kita akan ada 5 kamar, dengan masing-masing 30 menit. Tentu waktunya dibatasi karena orang di terminal tetap tujuannya untuk transportasi, tidak bisa berlama-lama disana, betuuuuul? Biar yang lain kebagian juga dong! Biar lengkap bagi yang haus-haus, kita juga menyediakan bar dimana para pengunjung dapat memesan minuman untuk mengisi energi, untuk berjuang menembus kemacetan sob! Tentunya tanpa alkohol ya, hehe

Itulah ide yang saya punya untuk sebuah bisnis di terminal bus Manggarai. Singkatnya, Bisnis refleksi dan bar ini adalah sebagai tempat relaksasi, dan pengembali energi agar para pengguna pengendara umum bisa semangat lagi. Sekian dari share saya kali ini, semoga bisa menjadi acuan atau inspirasi. Terima kasih dan selamat berbisnis!!



No comments:

Post a Comment